Langsung ke konten utama

How I start to be an artist (Bahasa)

Hallo, semuanya! Ini postingan pertama saya di blog saya yang baru ini. Ya, sebelumnya saya sudah punya blog, tapi saya sengaja membuat blog baru yang khusus tentang lukisan karena blog saya yang lama isinya campur aduk. Selain itu, isinya juga banyak yang merupakan tulisan-tulisan saya ketika masih SD,sooo...bacanya juga agak geli-geli ngakak. Jadi, daripada ribet beresin blog yang lama, mending saya bikin aja yang baru.

Ngomong-ngomong soal blog tentang lukis melukis ini, tentunya saya juga bikin blog ini karena saya cinta dunia lukis melukis. Itu merupakan hobi saya dari kecil. Tapi saya bukan profesional artist yang notabene lulusan sekolah seni dan ahli. Jadi disini saya cuma art enthusiast yang ingin berbagi ilmu dan pengalaman.

Nah. Jadi, dari kecil saya sudah dikenalkan dengan dunia seni. Ya, dunia seni berarti tidak hanya seni lukis saja. Ayah saya adalah seorang guru SD yang juga gemar dengan seni. It means darah seni saya ya dari ayah saya. Dan bukan hanya seni rupa saja. Ayah saya juga mengajari saya seni musik terutama alat musik tradisional (kecapi, calung, dll) juga menyanyi (tradisional dan modern). Dan pada masa kecil, sehari-hari saya juga gemar mewarnai dan menggambar bersama uwa(kakaknya ayah saya) saya yang juga sama-sama suka lukis-melukis.So, di masa kecil saya udah cukup mengenal seni.

Ketertarikan saya akan seni terbawa sampai remaja. Pada masa SMP saya sering sering mengikuti lomba-lomba melukis, membatik, sampai kaligrafi. Bahkan saya dua kali berhasil tembus ke perlombaan tingkat provinsi untuk mewakili kabupaten saya. Yang pertama adalah lomba membuat poster sanitasi dalam acara pemilihan duta sanitasi jabar tahun 2012. Yang kedua adalah lomba seni lukis di kegiatan FLS2N tingkat Jawa Barat tahun 2012. Sayangnya, saya belum pernah mencicipi lomba tingkat nasional karena selalu kalah di tingkat provinsi. Sedangkan pada masa SMA saya tidak terlalu banyak mengikuti lomba, hanya sesekali saat ada pekan untuk pentas seni yang diselenggarakan sekali setiap satu semester. Itu pun biasanya lomba kaligrafi saja. Dan karena kesibukan sekolah juga, pada saat SMA saya jarang untuk melukis.

Lulus dari SMA, saya tidak sebingung orang lain dalam hal meneruskan ke perguruan tinggi. Saya sudah memilih jurusan yang pas untuk saya, hanya tinggal memilih perguruan tingginya saja. Saya memilih jurusan yang tidak jauh dari seni yaitu jurusan arsitektur. Banyak memang yang berbicara bahwa jurusan ini akan banyak menyita waktu, tugas yang menggunung, dan pola hidup yang jauh dari kata normal. Tapi saya siap dengan resiko itu karena saya sudah dari jauh-jauh hari mencari tau tentang arsitektur dan tulisan-tulisan tentang curhatan mahasiswa-mahasiswa arsitektur. Saya yakin pada saat kita jalani, semua akan begitu saja kita lalui jika kita menikmatinya. Saya malah semakin tertarik dan saya pikir inilah jurusan yang paling cocok dengan saya. Arsitektur menggabungkan dua hal yang sama-sama saya sukai yaitu seni dan sains, mengingat saya sewaktu sekolah masuk ke jurusan IPA dan saya juga menyukai matematika.

Pembicaraan orang yang menyebutkan bahwa kuliah di arsitektur akan membuat kita kehilangan banyak waktu luang. Dan memang, selama saya kuliah saya benar-benar stop melukis. Saya baru bisa melukis kalau libur semester saja. Untungnya kuliah di arsitektur saya merasa seperti sedang melakukan hobi, hanya saja dicampur dengan teori-teori sains. So, saya menikmatinya. Sangat.

Ketika libur panjang tiba, saya tentu senang karena bisa kembali ke kehidupan normal lagi. Dan ini adalah saatnya untuk melakukan hal yang tidak sempat dilakukan saat kuliah. Yes, melukis. Setelah sekian lama tidak melukis, saya jadi merasa sangat bersemangat lagi untuk serius melukis. Ya, saya mulai membuat blog ini dan kembali mengisi akun sosial media saya dengan lukisan-lukisan saya. Saya harap dari sekarang saya bukan lagi seorang artis amatiran yang melukis hanya untuk kesenangan. Ini adalah cita-cita saya bahwa di masa depan nanti saya tidak hanya ingin dikenal sebagai arsitek, tapi juga sebagai pelukis. And, this is how I start to be an artist. Meskipun untuk empat tahun ini saya hanya melukis saat liburan tiba saja :')


Komentar